Paket Wisata Bromo Murah: wisata bromo, bromo tour travel, paket tour bromo, liburan bromo tour, paket wisata kawah ijen, paket wisata malang batu dan paket wisata bromo,

Sejarah Letusan Bromo

paket wisata malang

Sejarah Letusan Bromo

Sejarah Letusan Bromo
Jika sebelumnya kita belajar tentang Cerita dan Sejarah Gunung Bromo kali ini kita akan mengetahui lebih dalam akan Sejarah Letusan Bromo, di mana dalam berapa abab silam gunung bromo mengalami beberapa kali letusan. Sejarah letusan bromo terbaru terjadi pada 2010 yaitu 4 tahun yang lalu, dan menjadikan wisata bromo sepi akan para pengunjung.

Catatan sejarah dalam sejarah letusan bromo menunjukkan letusan Bromo setiap beberapa tahun sejak 1804, dan geologi bukti menunjukkan letusan setidaknya beberapa ratus tahun sebelumnya. Telah terjadi letusan terbaru di Catatan sejarah menunjukkan PVMBG, Sikka, Bromo rekening beberapa tahun sejak 1804, dan geologi bukti menunjukkan PVMBG, Sikka, setidaknya beberapa ratus tahun sebelumnya. Terjadi PVMBG, Sikka, terbaru di Gambar di atas menunjukkan sebagian besar kaldera Sandsea, bersama dengan Gunung Bromo dan gunung berapi yang lebih tua di lantai kaldera. Yang membanggakan kecil uap terlihat naik dari gunung Bromo. Ruang IKONOS pencitraan satelit, mampu 4-meter per-pixel warna citra, dan 1 meter per-pixel resolusi pankromatik citra memperoleh data pada 8 Juli 2001.

Selama abad ke-20, gunung Bromo yang terkenal sebagai tempat wisata itu meletus sebanyak tiga kali, dengan interval waktu yang teratur, yaitu 30 tahun. Letusan terbesar terjadi pada 1974, sedangkan letusan terakhir yang masih dalam status awas sampai sekarang terjadi pada tahun 2010 ini.

Sejarah letusan Bromo dari tahun-ketahun terjadi pada:
2010, 2004, 2001, 1995, 1984, 1983, 1980, 1972, 1956, 1955, 1950, 1948, 1040, 1939, 1935, 1930, 1929, 1928, 1922, 1921, 1915, 1916, 1910, 1909, 1907, 1908, 1907, 1906, 1907, 1896, 1893, 1890, 1888, 1886, 1887, 1886, 1885, 1886, 1885, 1877, 1867, 1868, 1866, 1865, 1865, 1860, 1859, 1858, 1858, 1857, 1856, 1844, 1843, 1843, 1835, 1830, 1830, 1829, 1825, 1822, 1823, 1820, 1815, 1804, 1775, dan 1767.

Gunung Bromo merupakan salah satu gunung berapi strato tipe A dan terletak di dalam Kaldera Tengger. Ini merupakan gunung berapi termuda dalam jajaran di kaldera Tengger, seperti Gunung Widodaren, Kursi, Segorowedi, dan Batok. Kaldera Tengger sendiri berukuran 9 x 10 kilometer, dikelilingi oleh tebing curam dengan ketinggian 50 sampai 500 meter.

Jajaran beberapa gunung di dalam kaldera dikelilingi oleh batuan vulkanik gunung Tengger Purba. Lantai kaldera bagian utara tersusun oleh batuan pasir, sementara bagian timur dan selatan kaldera didominasi oleh rerumputan. Selain memberikan dampak bencana ketika terjadi aktivitas vulkanis di Bromo, sisi positif keberadaan gunung berapi ini juga dapat kita lihat berupa inventarisasi sumber daya gunung berapi, seperti objek wisata alam yang bisa di manfa'atkan oleh penduduk sekitar.

Sejarah Letusan Bromo